Magelang.pks.id | Kota Magelang– Sering kali kita cuma peduli sama aesthetic kamar mandi tapi lupa sama apa yang ada di bawahnya. Padahal, urusan limbah domestik itu krusial banget buat masa depan bumi kita.
Selasa (16/12/2025), Aula Kelurahan Rejowinangun Selatan mendadak ramai. Bukan soal konser atau event pop-up, tapi ada sesi deep talk soal sanitasi bareng pak Achmad Widodo ketua Fraksi PKS DPRD kota magelang bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang. Materi yang dibawa tentang Operasional dan Pemeliharaan (O&P) Tangki Septik. Mungkin terdengar berat, tapi buat Gen Z yang concern sama sustainability, ini adalah ilmu wajib!
Kenapa Kita Harus Peduli?
Achmad Widodo menekankan kalau tangki septik itu bukan sekadar "bak penampungan". Ini adalah unit pengolahan limbah anaerob yang memisahkan padatan dan menguraikan bakteri. Kalau O&P nya buruk, risikonya nggak main-main, mulai dari pencemaran air tanah, sumur warga bisa kena bakteri e-coli, bau tidak dedap bahkan membuat rumah jadi nggak nyaman dan vibe-nya rusak bahkan lalat dan kecoa jadi gampang mampir.
Checklist agar Tangki Septik Tetap "Sehat" Dan nggak jadi red flag di lingkungan, Achmad Widodo membagikan beberapa tips praktis yang bisa kita terapin di rumah
1. Pertama stop Buang Sampah ke Kloset baik Tisue, pembalut, apalagi plastik dan minyak goreng bekas, haram hukumnya masuk ke kloset! Ini bisa bikin sistem mampet total.
2. Sempatkan cek ventilasi udara dan pastikan nggak ada bau aneh di sekitar area tangki.
3. Jadwal Kuras (Sedot Tinja) secara berkala jangan nunggu penuh atau mampet! Idealnya dikuras setiap 3-5 tahun sekali.
4. No Chemical Hardcore yaitu penggunaan bahan kimia pembersih yang terlalu keras bisa membunuh bakteri baik yang bertugas mengurai limbah di dalam tangki.
"Operasional yang benar bikin tangki septik awet puluhan tahun dan pastinya melindungi kualitas air yang kita konsumsi sehari-hari," ujar Achmad Widodo dalam paparannya.
Tech update sanitasi makin canggih untuk saat ini. Buat kita yang suka teknologi, sekarang sudah ada sistem Bio-Septik dan Scheduled Desludging (pengurasan terjadwal berbasis data). Bahkan, di kota padat seperti Magelang, teknologi sensor lumpur (tanggap lot) mulai dilirik biar kita nggak perlu nebak-nebak kapan harus panggil tukang sedot.
Keselamatan Itu Utama (K3)
Buat yang mau cek mandiri, ingat ya! Tangki septik mengandung gas berbahayanya seperti H2S dan CH4 (Metana). Jangan sekali-kali menyalakan api di dekat lubang tangki kalau nggak mau ada ledakan. Tetap gunakan masker dan sarung tangan jika harus berinteraksi langsung.
Dalam acara ini, Achmad Widodo juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan tangki septi personal perkotaan kepada perwakilan warga, yang mewakili 50 orang penerima manfaat dari warga kelurahan Rejowinangun Selatan.
Ini adalah bukti nyata komitmennya dalam mengawal program sanitasi total berbasis masyarakat agar warga Magelang punya akses pembuangan yang layak dan higienis.
Diakhir paparan nya Widodo menyampaikan Menjaga sanitasi adalah bentuk _self love_ dan _earth love_ yang paling nyata. Yuk, mulai aware sama kondisi tangki septik di rumah masing-masing!