" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » » Waspadai Tingginya Kredit Macet, Ini Pesan Jamaludin

Waspadai Tingginya Kredit Macet, Ini Pesan Jamaludin

Written By PKS KOTA MGL on Jumat, 26 Februari 2016 | 26.2.16

  
Anggota Komisi C DPRD Jateng, Jamaludin | RPF Kota Magelang
PKSKotaMagelang | KLATEN - Sebagai upaya mewaspadai tingginya kredit macet, Komisi C DPRD Jateng meminta BPR BKK Tulung Kabupaten Klaten meningkatkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bisnisnya. Namun, secara umum Komisi C menilai selama 3 tahun terakhir rapornya bagus.

Menurut Anggota Komisi C DPRD Jateng, Jamaludin selama 3 tahun BPR BKK Tulung bisa memberi deviden dengan pertumbuhan yang sangat tinggi. Yakni, mulai hanya Rp 79,9 juta pada 2013 menjadi Rp 397,437 juta pada 2014. “Pada tahun lalu meningkat lagi menjadi Rp 541,566 juta. Indikator lain juga bagus,” katanya, saat berkunjung ke BPR BKK Tulung Kabupaten Klaten, Rabu (24/2/2016).

Data juga menyebutkan, selama 3 tahun terakhir atau sejak 2013 hingga 2015, aset BPR BKK Tulung juga bertumbuh cukup signifikan yakni dari Rp 45,709 miliar pada 2013 bertumbuh 18,6% menjadi Rp 54,219 miliar (2014) dan terus bertumbuh lebih pesat 39,6% menjadi Rp 75,691 miliar.

Sedang dana masyarakat yang dihimpun mencapai Rp 33,2 miliar (2013), Rp 35,4 miliar (2014) dan tahun lalu Rp 49,7 miliar. Adapun kredit yang disalurkan berturut-turut Rp 38,3 miliar, Rp 48,8 miliar, dan pada 2015 mencapai Rp 60,2 miliar.

Sementara, Anggota Komisi C lainnya, Sarwono, menyoroti tingginya NPL (non performing loan). “NPL 8,24 persen itu tinggi sekali. Jadi, saya mohon agar diturunkan dan ditingkatkan prinsip kehati-hatian,” pintanya.

Senada dengan Sarwono, anggota Komisi C Maria Tri Mangesti juga mewanti-wanti manajemen agar serius berupaya menurunkan kredit macet yang mencapai Rp 3,1 miliar. “Normatif saja NPL, jangan sampai lebih dari angka tiga,” tuturnya.

Menanggapi saran dan kritik Komisi C, Dirut PD BPR BKK Tulung Klaten Gatot Subroto menyampaikan terima kasih dan berjanji akan terus memperbaiki kinerjanya. “Khusus NPL, kami akan mengkaji lebih dalam saat memberikan kredit di sektor pertanian. Karena kredit macet didominasi sektor pertanian yang memang ketidakpastiannya sangat tinggi,” tuturnya.

Warta Legislatif
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger