" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » » FPKS: Masyarakat Sudah Tidak Telan Mentah-mentah Isu Terorisme

FPKS: Masyarakat Sudah Tidak Telan Mentah-mentah Isu Terorisme

Written By PKS KOTA MGL on Sabtu, 23 Maret 2013 | 23.3.13

Mahfudz Siddiq (F-PKS), Ketua Komisi I DPR RI.
PKS KOTA MAGELANG -- [Seputar PKS],  Saat ini masyarakat sudah tidak menelan mentah-mentah isu mengenai terorisme dengan mengembangkan sikap kritis. Hal ini disebabkan seringnya isu itu dihembuskan.

Masyarakat kini sudah jenuh dan bahkan mulai tak percaya dengan kebenarannya. Pandangan itu diutarakan oleh Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq dalam dialog bertajuk "Bahaya Terorisme Masih Mengancam" di Ruang Pers DPD RI, Jumat (22/3).

"Berdasarkan pengamatan saya, baik dalam obrolan langsung atau respon masyarakat yang tersiar melalui media, saat ini masyarakat sudah tidak menelan mentah-mentah isu mengenai terorisme dengan mengembangkan sikap kritis," ujarnya.

Namun respon balik dari masyarakat justru mempertanyakan apakah isu itu benar atau tidak. "Masyarakat malah nanya, apakah ini hanya mainan politik? Apakah ini hanya pengalihan isu?" tukas politisi FPKS itu.

Dengan reaksi masyarakat yang seperti itu, ia berharap aparat keamanan khususnya Densus 88, jangan terlalu aktif dalam pengelolaan isu-isu terorisme. Karena apabila itu terjadi, pada satu titik akan menjadi blunder.

Soal kabar keterlibatan aktivis Partai Keadilan Sejahtera dalam aksi terorisme, Mahfudz menanggapi itu dengan santai. Ia menegaskan tak khawatir citra PKS akan merosot akibat isu tersebut.

"Mengenai pemberitaan adanya aktivis PKS dalam kegiatan terorisme, saya sih tenang-tenang saja. Malah saya senang karena nama PKS dipublikasikan secara gratis," canda Mahfudz.

"Yang jelas, saya pikir ada aktivis dari partai lain yang ingin memanfaatkan situasi untuk mendiskreditkan PKS. Saya kira nanti bisa diinvestigasi lebih lanjut dengan ditanya langsung kepada pelakunya. Saya bisa jamin bahwa itu tak terkait dengan PKS," serunya.

Mahfudz juga menyayangkan soal kurang padunya kerjasama antara pihak-pihak yang berwenang seperti Densus 88, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), dan Kepolisian dalam menangani terorisme.

"Koordinasi di Indonesia sepertinya bisa dikatakan masuk dalam kategori "barang mewah". Misalnya saja dalam sebuah penanganan aksi terorisme, Polisi dan Densus 88 terkesan jalan sendir-sendiri," keluhnya. [jurnalparlemen.com]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger