" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » , » Longsor di Purworejo, 22 Orang Ditemukan Tewas

Longsor di Purworejo, 22 Orang Ditemukan Tewas

Written By PKS KOTA MGL on Senin, 20 Juni 2016 | 20.6.16

   
Gambar lokasi longsor didesa Desa Donoranti, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Minggu (19/6/2016). Hingga pukul 18.00 jumlah korban dinyatakan mencapai 14 orang, 3 di antaranya sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan 11 masih dalam pencarian | dok.basarnas

PKS-KotaMagelang | Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono dalam rilisnya, Minggu (19/6/2016), menyatakan korban tanah longsor di Purworejo bertambah. Berdasarkan data di lapangan tercatat korban mencapai 47 orang, dengan rincian 22 meningal dunia, 5 selamat dan 20 masih dalam pencarian. 
Banyaknya korban, kata Agus, disebabkan adanya longsoran susulan. 

"Jadi ada korban yang saat sedang membantu pembersihan sisa longsor pertama di desa Caok tiba-tiba tersapu longsor. Juga ada beberapa pengendara motor yang tersapu longsor saat menunggu pembersihan," kata Agus, dalam rilisnya, Minggu malam.

Menurut Agus, saat ini tim masih kesulitan mencapai desa Donorati, Kecamatan Purworejo karena akses jalan terhalang oleh longsor di dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamaran Loano. Di desa Donorati diperkirakan ada 16 korban jiwa, 2 ditemukan selamat dan 14 korban masih dalam pencarian. 

Sedangkan di dusun Caok, terdapat 15 korban jiwa, 9 meninggal dunia dan 6 lainnya belum ditemukan. 

"Jadi untuk mencapai desa Donorati yang berjarak sekira 3 kilometer kami harus membuka akses di Caok dan mengevakuasi warga yang tertimbun Di Caok," ucapnya. 

Sementara itu perkembangan dari lokasi longsor di Dukuh Semampir, Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pencarian regu penyelamat telah membuahkan hasil. 

Dua dari enam korban yang tertimbun longsor, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan. Kedua korban tewas adalah Satimun (40) dan Poniyem (50). 

Satimun ditemukan sekitar pukul 15.30 tidak jauh dari rumah korban. Sedangkan upaya evakuasi terhadap Poniyem membutuhkan waktu cukup lama karena tungkai korban terjepit reruntuhan bangunan. 

"Berarti masih ada empat korban dalam pencarian, atas nama Sari (35), San Rustin (55), Marsiyem (50) dan Sutiyem (25)," kata Agus. 

Jika dijumlah keseluruhan korban jiwa dalam bencana longsor di Banjarnegara, Kebumen dan Purworejo mencapai 60 orang, terdiri dari 30 korban tewas, 6 selamat dan 24 masih dalam proses pencarian. 

Jumlah korban jiwa tersebut belum termasuk korban banjir yang terjadi di Rembang, Banyumas dan Sukoharjo. 

Data-data korban meninggal longsor Purworejo, warga Desa Sidomulyo; Jumilah (42) Paerah (55), Saridah (55), Cokro Sumarso (55), Khoirul (5) dan warga Desa Pacekelan; 6. Kromo sonto (90) 7. Keminem (55). 

Korban dalam pencarian dari Desa Donorati, Jumadi (80), Saman (60), Patmiati (51), Herlina (55), L. Naya (2), Sifa (12), Desti (8), Pandu (8), Karyono (40), Misinah (35), Paikin (35), Doni (19), Rendra (8), Panji (1). Korban luka-luka; Resa (22), Ari (30),

Korban meninggal dunia dari Dusun Caok, Desa Krangrejo, Kecamatan Loano; Pitoyo (41), Tentu (60), Aditya (30), Surejo (63), Amat puji santoso (62), Parwanti (40), Rinaldi (20), Muh. Arifin (20), Edi (32). Masih dalam pencarian; Ayu, Slamet, Sulaiman, Muhsodoh, Aditya, Setyowati. Korban selamat; Muchtar (52) saat ini berada di panti waluyo Purworejo. 

Korban meninggal dunia dari Kelurahan Meranti; Elisa Leonardo, 41. Mrs X (tanpa identitas). 

Korban meninggal dari Desa Jelok, dusun Gambasan, Kaligesing. Di lokasi ini 15 rumah tertimbun. Korban meninggal di antaranta adalah; Tomo pawiro, Jamiran (75), Saminto (80), Risyanda Dedi (29). Korban luka; Mulyadi (45), Rizki (21).

KOMPAS.com

Lainnya:

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger