" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » , » Enam Ribu Kader Aktif PKS Siap Jadi Relawan Bencana di Jateng

Enam Ribu Kader Aktif PKS Siap Jadi Relawan Bencana di Jateng

Written By Unknown on Senin, 01 Februari 2016 | 1.2.16

  
PKSKotaMagelang | SEMARANG - Sebanyak 6 ribu kader aktif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah siap menjadi relawan bencana di Jateng pada 2016 ini. Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Amir Darmanto SH, menyampaikan hal itu jelang agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PKS Jateng di Semarang yang akan digelar Ahad (31/1/2016).

Menurut Amir Darmanto, pada 2016 ini, seperti ramalan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia berpotensi mengalami fenomena cuaca La Nina menjelang Juli hingga September 2016 setelah El Nino dalam kondisi netral pada April mendatang.

Dengan kemungkinan tersebut, Jateng merupakan salah satu titik rawan bencana akibat fenomena cuaca La Nina, seperti banjir dan tanah longsor. Adapun beberapa titik banjir dan tanah longsor di Jateng tersebut diantaranya adalah Kudus, Jepara, Kota Semarang dan Banjarnegara.

“Berkaca dari pengalaman akhir 2014, terjadi bencana tanah longsor besar di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, maka tahun ini pun patut mewaspadai bencana serupa kembali terjadi di Jateng,” tandasnya.

Sebagai bentuk kesiapan PKS, imbuh Amir, dirinya meminta kepada seluruh kader PKS di Jateng untuk aktif bergerak sebagai relawan bencana, terutama di daerahnya masing-masing.

“Belajar dari pengalaman beberapa kali, seperti saat bencana di Banjarnegara, kami harapkan para kader PKS, terutama para satuan tugas kebencanaan yang kami sebut kepanduan, untuk terus bersiaga mengatasi dan mencegah terjadinya bencana di Jateng,” ujar pria yang juga anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng ini.


"Harus bisa menjadi kader yang siap siaga"
 
Sementara, Ketua DPW PKS Jateng, KH Kamal Fauzi menyampaikan bahwa dalam agenda Rakorwil DPW PKS Jateng tersebut, juga akan dibahas berbagai program kerja yang akan ditindaklanjuti oleh DPD PKS se-Jateng. “Salah satunya adalah terkait kebencanaan yang menjadi domain dari BKO, sehingga kami harapkan para kader PKS yang dikomandani BKO masing-masing daerah bisa menjadi kader yang siap siaga,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kepala Pusat Meteorologi Publik Mulyono Rahadi Prabowo pada konferensi pers di Gedung BMKG Jakarta beberapa waktu lalu mengatakan bahwa hal yang perlu diwaspadai setelah kondisi netral pada Maret dan April tidak berarti kondisi menjadi berhenti netral. Ada kemungkinan menyimpang ke arah sebaliknya sehingga ada potensi terjadi La Nina.

Prabowo mengatakan kondisi ini masih dalam tahap monitoring yang berkaca pada kondisi El Nino pada 1997 kemudian diikuti oleh La Nina pada 1998. Ia menjelaskan beberapa hari lalu curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia tidak terlalu signifikan karena pengaruh El Nino yang cukup kuat.

Saat ini pengaruh El Nino sudah menurun, yakni puncaknya terjadi sejak Desember 2015 kemudian menurun hingga Februari dan menunjukkan kondisi netral sekitar Maret dan April 2016. Jika dibandingkan dengan El Nino terkuat pada 1997, pergerakan cuaca hampir sama dengan catatan indikator terkini Indonesia yang saat ini mulai menurun.

Dampak La Nina berdasar pengalaman 1998 dan perbandingan pada 2010 adalah kenaikan curah hujan yang dimulai pada periode Juli, Agustus dan September 2016.

PKS Jateng Online
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger