" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » » Kesanggupan Untuk Memberi

Kesanggupan Untuk Memberi

Written By Unknown on Kamis, 11 April 2013 | 11.4.13

ilustrasi (.Inet)
PKS KOTA MAGELANG -- [Oase], Tidak semua orang yang senantiasa bersama perjuangan itu mencintai perjuangan. Tidak semua orang yang menghabiskan sebagian besar atau bahkan seluruh hidupnya di jalan perjuangan itu mencintai perjuangan. Tidak semua orang yang menjadikan perjuangan sebagai jalan hidup itu mencintai perjuangan.

Perjuangan akan senantiasa di kawal orang-orang yang mencintai perjuangan dan orang-orang yang akan memanfaatkan perjuangan. Kita akan sulit membedakan antara keduanya. Sebab, keduanya, dalam keadaan yang normal senantiasa menampakkan fenomena yang sama. Orang yang mencintai perjuangan menghabiskan seluruh hidupnya untuk perjuangan. Begitu pula orang-orang yang memanfaatkan perjuangan.

Jika orang-orang yang mencintai perjuangan, senantiasa memikirkan perjuangan, begitu juga orang-orang yang memanfaatkan perjuangan. Orang-orang yang mencintai perjuangan akan senantiasa bersedih ketika perjuangan tidak sesuai dengan yang diharapkan, begitu juga orang-orang yang memanfaatkan perjuangan.

Perbedaan antara keduanya tipis sekali. Dan sedikit orang yang mampu memahami perbedaan ini. Perbedaan antara keduanya hanya terletak pada kesanggupannya untuk memberi kepada perjuangan.

Jika engkau orang yang jeli, maka engkau akan melihat perbedaan ini. Orang yang mencintai tidak akan pernah secara sengaja mengambil, meski mereka senantiasa memberi. Engkau akan mendapati bahwa orang-orang yang mencintai perjuangan senantiasa memberi pada perjuangan, dan engkau tidak akan pernah mendapati mereka mengambil sesuatu dari perjuangan.

Orang yang mencintai akan memberikan dirinya, memberikan sesuatu yang paling berharga yang dia miliki –kehidupannya. Yang terpenting dalam hal ini bukan soal bahwa dia telah mengorbankan hidupnya demi perjuangan melainkan bahwa dia telah memberikan apa yang hidup dalam dirinya. Dia memberikan kegembiraannya, kepentingannya, pemahamannya, kejenakaannya, kesedihannya –semua ekspresi serta manifestasi yang ada dalam dirinya. Dengan tindakan tersebut, seorang yang mencintai perjuangan telah memperkaya perjuangan, meningkatkan perjuangan dengan peningkatan kualitas dirinya.

Dia tidak memberi untuk mendapatkan imbalan; memberi pada dirinya sudah menimbulkan kegembiraan luar biasa. Dalam tindakan memberi seseorang ibarat meniupkan secercah kehidupan dalam diri orang lain, yang kemudian kehidupan itu memancar kembali kepadanya.

Memberi kepada perjuangan bagi orang-orang yang mencintai perjuangan, lebih menggembirakan ketimbang menerima. Bukan karena hal tersebut merupakan sebentuk kerugian, tetapi karena dalam tindakan memberi terdapat ungkapan akan kehidupan.
Engkau tidak akan mendapati semua itu pada orang-orang yang memanfaatkan perjuangan. Bagi orang-orang yang memanfaatkan perjuangan, memberi adalah sebentuk kerugian. Memberi bagi mereka adalah mengorbankan sesuatu. Bahkan memberi bagi mereka adalah suatu aktivitas pemiskinan.

Jika engkau mendapati mereka memberi, engkau juga akan melihat mereka dengan sengaja juga mengambil. Mereka akan memberikan hartanya untuk perjuangan, sambil mengambil ketenaran. Mereka akan memberikan hidupnya untuk perjuangan, sambil mengambil kekuasaan. Dan lihatlah hasilnya. Engkau akan mendapati jika orang-orang yang memanfaatkan perjuangan itu mendapatkan kekuasaan, maka kekuasaan yang berada ditangannya berubah dingin dan mencekam. Menebar bencana dan melenyapkan cinta.

Dari sini engkau akan memahami, mengapa Abu Bakar dan Utsman senantiasa memberikan seluruh hartanya untuk perjuangan. Bahkan juga hidupnya. Mereka tak pernah mengambil apa pun dari perjuangan. Harta, ketenaran, bahkan kuasa. Kalau toh kemudian semua itu berbalik kembali ke mereka, karena orang-orang yang senantiasa meniupkan secercah kehidupan kepada perjuangan, kehidupan itu akan memancar kembali kepadanya. Dan lihatlah hasilnya. Cinta telah memekarkan perjuangan, kekasih mereka. [Ibnu Ahmad]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger