" Bersama PKS )|( , Membangun Magelang, Menuju Indonesia yang Adil dan Sejahtera, dengan : Cinta, Kerja, Harmoni "
Home » » Legislator PKS : Koordinasi antar sektor guna atasi krisis daging sapi

Legislator PKS : Koordinasi antar sektor guna atasi krisis daging sapi

Written By Unknown on Jumat, 08 Maret 2013 | 8.3.13

Habib Nabiel Amusawa (F-PKS), Anggt Komisi IV DPR RI .
PKS KOTA MAGELANG -- Jakarta [Seputar PKS] , Anggota Komisi IV DPR, Habib Nabiel Amusawa meminta Menko Perekonomian agar menggunakan wewenangnya untuk mengkoordinasikan sektor-sektor terkait guna menormalkan harga daging sapi. Menko harus mengkondisikan agar sektor-sektor terkait tersebut saling proaktif berkoordinasi untuk mencari solusi atas masih tingginya harga daging sapi di pasaran.

”Saya yakin kalau semua sektor terkait saling proaktif dan beritikad baik mencari solusi, maka harga daging sapi akan segera berangsur-angsur normal tanpa harus meningkatkan kuota impor”, katanya dalam keterangan tertulis.

Lebih jauh, ia mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya menstabilkan harga daging sapi di pasaran dengan berinisiatif menggandeng dua BUMN perhubungan yaitu PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) untuk distribusi daging sapi dari daerah produsen ke daerah konsumen.

Saat ini Kementan bersama PT. KAI tengah mematangkan konsep pengangkutan daging sapi dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali ke Jakarta menggunakan kereta dengan gerbong khusus yang menggunakan pendingin berkapasitas 20 ton.

Dengan transportasi kereta api, standar mutu daging sapi tetap terjaga. Selama ini, belantik atau pedagang ternak mengirimkan sapi hidup menggunakan truk ke Jakarta yang karena lamanya waktu tempuh tidak jarang membuat sapi menjadi stres dan sakit serta biaya distribusinya juga lebih mahal. Selain dengan PT. KAI, Kementan juga merangkul PT. MNA guna mengangkut daging premium untuk steak dari NTT dan Sulsel ke Jakarta dengan kapasitas angkut setiap penerbangan mencapai 3 ton.

Ia berharap, rencana tersebut tidak berhenti sebatas konsep. Tapi betul-betul bisa diimplementasikan dalam jangka dekat dan berlanjut. ”Jadi jangan sampai konsep ini hanya terlaksana saat isu harga daging sapi sedang hangat seperti sekarang. Konsep ini harus tetap terealisasi, baik ada atau tidak ada isu tingginya harga daging sapi”, tandasnya.

Konsep ini, lanjutnya, diharapkan sukses sehingga bisa menjadi percontohan bagi program pembangunan lainnya. ”Program pembangunan apapun tidak akan sukses bila hanya dikerjakan oleh leading sector tanpa dukungan sektor terkait lainnya”, pungkasnya. [Fraksi PKS DPR RI]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Created : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. PKS KOTA MAGELANG - All Rights Reserved
ReDesign by PKS KOTA MAGELANG
Powered by Blogger